Bertanya Tidak Membuatmu Mati, Hanya Terlihat Sedikit Bodoh #5

Kehidupan memang sejatinya penuh ketimpangan. Beberapa malam yang lalu saya mendengar cerita dari seorang kawan tentang teman yang bekerja di perusahaan T. Selama sekitar sebulan belakangan, teman yang bekerja di perusahaan T ini datang ke kantor tanpa perlu mengerjakan apa-apa karena sedang menunggu keputusan mutasi dari para petinggi perusahaan. Namun, lucunya, teman saya ini tetap mendapatkan bayaran penuh walaupun tidak melakukan pekerjaan yang signifikan. Bahkan ia bisa memakai waktunya untuk pelesiran ke luar negeri.

Sementara di lain sisi, tempo hari di sebuah tayangan televisi, saya menyaksikan seorang kepala sekolah di daerah pinggiran kota mesti bekerja sambilan sebagai pemulung untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sungguh ketimpangan yang amat mencolok.

Mengetahui hal ini, sebuah pertanyaan yang terpendam di benak pun kembali muncul ke permukaan. Mungkinkah–seperti halnya perbedaan tekanan udara yang membuat angin bertiup–ketimpangan dalam kehidupanlah yang sesungguhnya membuat peradaban bergerak dan dunia berputar?

s e l a